Persamaan Sistem Endokrin dan Saraf

Apa yang dimaksud dengan ‘Sistem Endokrin’?

Sistem endokrin manusia mencakup berbagai macam kelenjar yang mengeluarkan hormon langsung ke dalam darah, yang, pada gilirannya, dikirim ke sel dan organ yang tepat.

Agar suatu organ menerima hormon, ia perlu memiliki sel reseptor, yang memiliki protein tertentu di dalam membrannya, yang memungkinkannya untuk “mengenali” hormon itu dan mengambilnya, alih-alih melihatnya sebagai tubuh yang berpotensi berbahaya dan menolaknya.

Kelenjar utama yang mengendalikan sekresi hampir semua hormon lain dalam tubuh adalah kelenjar pituitari, yang terletak tepat di bawah otak. Ini menandakan kelenjar lain, seperti tiroid, paratiroid, adrenal, pineal atau reproduksi.

Setelah itu memberi sinyal pada mereka untuk mulai mengeluarkan hormon, hormon-hormon itu selanjutnya diarahkan pada organ tertentu. Jika tingkat hormon terlalu tinggi atau terlalu rendah, hormon lain akan dikeluarkan, menandakan hipofisis untuk berhenti mengirim sinyal untuk mengeluarkan hormon tersebut.

Sistem ini antara kelenjar hipofisis, kelenjar lain dan organ yang dipengaruhi oleh hormon yang diproduksi oleh kelenjar itu, disebut sumbu. Ada banyak kapak dalam tubuh manusia, dan hampir semuanya dimulai dengan hipofisis, kemudian salah satu kelenjar yang disebutkan di atas, dan kemudian salah satu organ dalam tubuh manusia.

Sumbu mengikuti sesuatu yang disebut “mekanisme umpan balik negatif”, mekanisme yang sangat stabil yang sering diimplementasikan dalam elektronik dan rekayasa perangkat lunak, dan mengikuti prinsip sederhana – begitu tingkat sesuatu, dalam hal ini hormon, terlalu tinggi atau terlalu rendah, sinyal dihasilkan yang dapat meningkatkan atau menurunkan tingkat produksi hormon itu.

Apa yang dimaksud dengan “Sistem Saraf”?

Sistem saraf adalah “pusat kendali” lain dari tubuh manusia (bersama dengan sistem endokrin), yang mencakup jaringan neuron yang luas di seluruh tubuh, yang mengirimkan pesan antara otak dan bagian lain dari tubuh.

Pesan-pesan ini pada dasarnya adalah impuls listrik yang bergerak di atas membran sel, dari satu neuron ke neuron lainnya, akhirnya mencapai tujuannya. Bagian dari sinyal antara dua neuron menjadi lebih mudah dengan adanya neurotransmitter, senyawa kimia yang terletak di persimpangan antara dua neuron, yang memfasilitasi transmisi sinyal.

Sinyal bisa masuk dalam dua arah: baik dari otak ke bagian tubuh target (misalnya, Anda ingin mengambil pai yang tampak lezat, sehingga otak mengirimkan sinyal ke tangan Anda untuk meraih dan mengambil sepotong), atau dari bagian tubuh ke otak (sepotong kue yang baru saja Anda ambil jauh lebih panas dari yang Anda harapkan, sehingga sel-sel kulit Anda mengirimkan sinyal bahwa mereka sedang rusak).

Karena sifatnya listrik, seluruh sistem sangat cepat. Ini terdiri dari sistem saraf pusat dan perifer, di mana pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang, dan perifer terdiri dari semua neuron lain di dalam tubuh.

Persamaan

Dua sistem ini memiliki beberapa kesamaan, tercantum di bawah ini:

  • Keduanya ditujukan untuk mempertahankan homeostasis
  • Homeostasis adalah keadaan “keseimbangan dalam”, keseimbangan stabil dalam sistem kompleks organ dan jaringan manusia, yang ditentukan oleh berbagai proses fisiologis. Baik sistem saraf maupun sistem endokrin berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan itu.
  • Mereka mengatur aktivitas sel lain, jaringan dan organ
  • Sistem endokrin melalui hormon, saraf melalui sinyal listrik, keduanya mendikte bagaimana bagian tubuh lainnya akan berfungsi.
  • Keduanya diatur oleh mekanisme umpan balik negatif
  • Tidak pernah ada baiknya memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon atau neurotransmiter. Kekurangan atau kelimpahan mereka ditentukan oleh berbagai penyakit atau obat-obatan.
  • Keduanya mengandalkan senyawa kimia yang berbeda untuk mengirimkan sinyal

Ini adalah kemiripan yang relatif samar, tetapi kedua sistem bergantung pada senyawa kimianya, baik hormon dalam kasus sistem endokrin, atau neurotransmiter, dalam kasus sistem saraf.

Sekilas Persamaan Antara Sistem Endokrin dan Sistem Saraf

Baik sistem endokrin maupun sistem syaraf adalah bagian yang sangat penting dari tubuh manusia, yang dikhususkan untuk menjaga homeostasis, atau keseimbangan dalam. Mereka sangat saling tergantung, karena keduanya memenuhi tujuan yang sama, meskipun melalui mekanisme yang berbeda – mengirim dan menerima pesan dalam tubuh manusia. Ada beberapa kesamaan lainnya, terutama fakta bahwa kedua sistem diatur melalui mekanisme umpan balik negatif.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *