Reproduksi Flagellata dan Cara hidup Flagellata

Flagellata pada umumnya hidup sebagai parasit di tubuh hewan vertebrata, termasuk juga manusia. Beberapa Flagellata membutuhkan hewan perantara (vektor) untuk masuk ke tubuh inang, contohnya lalat tsetse yang menjadi vektor Trypanosoma sp. Namun ada jenis Flagellata yang hidup bersimbiosis mutualisme di tubuh hewan, dan hidup bebas di air tawar maupun air laut.

Flagellata bereproduksi secara vegetatif dengan pembelahan biner dengan arah membujur. Dari satu sel dihasilkan dua sel, dari dua sel dihasilkan empat sel, dan seterusnya. Pembelahan sel dan inti sel tidak diikuti oleh pembelahan flagela, tetapi flagela baru akan terbentuk pada sel anak hasil pembelahan. Pada Flagellata yang hidup sebagai parasit, misalnya pada Trypanosoma sp., pembelahan biner dapat terjadi di jaringan darah tubuh inang. Reproduksi secara generatif tidak diketahui.

Siklus hidup Trypanosoma brucei gambiense dijelaskan sebagai berikut.

1)      Lalat tsetse Glossina palpalis yang mengandung Trypanosoma menggigit manusia. Trypanosoma kemudian beredar dalam jaringan darah.

2)      Trypanosoma hidup dan bereproduksi dengan cara pembelahan biner memanjang di dalam jaringan darah manusia, getah bening, limpa, dan berpotensi merusak sistem saraf. Penderita akan mengalami demam, nyeri otot dan sendi, tidak dapat berjalan, tidak dapat berbicara, dan banyak tidur di siang hari tetapi tidak dapat tidur (insomnia) di malam hari. Semakin lama penderita tidak bisa dibangunkan, dan akhirnya meninggal dunia.

3)      Penyebaran kepada orang lain dapat terus terjadi bila lalat tsetse menggigit serta mengisap darah penderita, kemudian menularkannya kepada orang lain.

Trypanosoma hidup di dalam saluran pencernaan lalat tsetse selama 20 – 30 hari. Trypanosoma infektif akhirnya menetap di kelenjar air liur lalat tsetse. Lalat tsetse banyak terdapat di sepanjang tepi sungai di Afrika bagian barat dan tengah. Lalat tersebut mampu terbang dengan jarak jangkau hingga mencapai 3 mil dan biasanya menggigit pada waktu siang hari.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *