Sebutkan dampak positif dan negatif tanam paksa

Sistem tanam paksa adalah kewajiban para petani di Jawa untuk menanam tanaman – tanaman dagang untuk diekspor ke pasaran dunia masa pemerintahan VOC. Ciri utama sistem tanam paksa oleh Van Den Bosch adalah keharusan bagi rakyat di Jawa untuk membayar pajak mereka dalam bentuk barang yaitu hasil pertanian mereka dan bukan dalam bentuk uang seperti yang dilakukan selama sistem pajak tanah masih berlaku.

Akibat dampak negatif pelaksanaan sistem tanam paksa adalah meluasnya bentuk milik tanah bersama(komunal) tujuannya mempermudah menetapakan target yang harus dicapai oleh masing-masing desa sebagai satu keseluruhan. Hal ini berarti kepastian hukum individu telah lepas.

Meluasnya kekuasaan bupati dan kepala desa yang digunakan pemerintah Belanda sebagai alat organisir masyarakat. Menimbulkan banyak penyelewengan salah satunya dari cultuurprocenten.

Tanah tanah pertanian  yang harus dijadikan untuk tanaman dagang sering melebihi seperlima dari seluruh tanah pertanian di desa.  Disintegrasi struktur sosial masyarakat desa. Sedangkan dampak positifadalah: Belanda menyuruh rakyat untuk menanam tanaman dagang yang bernilai jual untuk diekspor Belanda.

Dengan ini rakyat mulai mengenal tanamn ekspor seperti kopi, nila, lada, tebu; Diperkenalkannya mata uang secara besar – besaran samapai lapisan terbawah masyarakat Jawa; Perluasan jaringan jalan raya.

Meskipun tujuannya bukan untuk menaikan taraf hidup masyarakat Indonesia melainkan guna kepentingan pemerintah Belanda sendiri, tetapi hal ini mencipatakan kegiatan ekonomi baru orang Jawa dan memungkinkan pergerakan penduduk desa masuk ke dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan uang; Berkembangnya industialisasi di pedesaan.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *