Siapakah Orang Yang Pertama Kali Menggolongkan Darah Berdasarkan Sistem ABO?

Penemu Sistem ABO

Anda bisa memberikan darah kita pada orang lain jika golongan darah kita cocok dengan orang yang membutuhkan darah tersebut. Semua darah manusia memiliki warna yang sama yaitu merah dan tekstur yang sama yaitu kental. Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui bahwa darah kita sama dengan orang lain? Kita semua tahu bahwa darah yang kita miliki memiliki tipe atau jenis masing-masing.

Terdapat darah dengan tipe A, tipe B, tipe O, dan tipe AB. Tipe atau golongan inilah yang membedakan darah satu orang dengan darah orang lain. Tipe atau golongan ini jugalah yang bisa menjadi tolok ukur untuk mengetahui apakah kita bisa memberikan darah pada orang lain atau sebaliknya. Orang sangat membutuhkan darah untuk bisa tetap bertahan hidup.

Darah menjadi alat transportasi bagi nutrisi, oksigen, dan hal-hal lain yang dibutuhkan oleh bagian tubuh. Darah mengedarkan berbagai jenis bahan tersebut agar tiap sel mendapatkan jatah yang dibutuhkan. Jika tidak ada darah, maka sel bisa gagal melakukan metabolisme dan bisa membahayakan hidup seorang manusia. Oleh sebab itulah terdapat donor darah untuk memberikan darah dari satu orang kepada orang lain dengan syarat golongannya sama.

Kemudian, siapakah orang yang berhasil menggolongkan darah menjadi beberapa jenis itu? Orang yang telah berjasa dalam dunia kedokteran terutama dalam hal darah adalah

Karl Landsteiner
Karl Landsteiner

Karl Landsteiner. Dia adalah seorang ilmuan Austria keturunan Yahudi yang lahir pada tanggal 14 Juni 1868 dan meninggal pada tanggal 26 Juni 1943 di umur 75 tahun.

Karl yang merupakan iluan dalam bidang bio pengobatan ini mendapatkan anugerah Nobel untuk bidang fisiologi atau pengobatan pada tahun 1930. Hal ini ia dapatkan karena ia berhasil menggolongkan jenis-jenis darah menjadi 4, yaitu A, B, AB, dan O pada tahun 1909. Jarak dari waktu dia menemukan golongan dan mendapatkan Nobel cukup lama, namun hal ini kemudian memang sangat berguna dan bermanfaat bagi umat manusia terutama dalam bidang kesehatan. Berkat jasanya, manusia kini bisa melakukan transfusi darah dengan aman.

Loading…

Artikel terkait