Struktur Kloroplas dan fungsinya

Kloroplas tumbuhan hijau memiliki lapisan membran yang sama dengan mitokondria, masing-masing memiliki ketebalan sekitar 50A dan ruang antar-membran selebar 70-100A. Membatasi membran luar yang memberikan bentuk yang pasti untuk kloroplas juga membantu dalam mengatur pergerakan bahan, antara kloroplas dan sitoplasma di sekitarnya.

Membran bagian dalam sejajar dengan membran luar dan dilemparkan ke dalam lipatan yang berjalan sejajar satu sama lain dan disebut lamela. Sebagian besar lamellae dalam kloroplas tumbuhan tingkat tinggi diorganisasikan ke dalam kantung berbentuk cakram yang disebut tilakoid. Tilakoid adalah elemen struktural dari kloroplas ketika mereka mengambil bagian dalam fotosintesis.

Satu tumpukan tilakoid disebut granum. 40-100 grana dapat terjadi dalam kloroplas. Setiap granum memiliki 20-50 tilakoid. Grana tidak ada dalam kloroplas alga. Karena itu, yang terakhir adalah agranal. Membran grana mengandung partikel protein dari dua ukuran dasar, diameter 105 dan 140μ.

Partikel yang lebih besar dikaitkan dengan fotosintesis fotosintesis dan yang lebih kecil dengan fotosintesis fotosintesis II. Karena adanya grana, tylakoids dibedakan menjadi tilakoid dua-granal dan stroma atau tilakoid intergranal.

Stroma granular terdiri dari butiran tepung dan pusat stroma; untaian DNA dan ribosom (70 S) juga tersebar melalui stroma. DNA krolopas, melingkar atau kadang-kadang linear. Matriks kloroplas tanaman tingkat tinggi dapat menyimpan pati sementara, sebagai butiran pati, yang dikenal sebagai pati asimilasi.

Membran grana lamellae terdiri dari protein dan fosfolipid dan mengandung klorofil dan karotenoid yang merupakan pigmen fotosintesis dasar.

Pengembangan Kloroplas:

Kloroplas baru diproduksi oleh divisi kloroplas dewasa atau mereka mengembangkan de novo dari proplastid dalam sel. Proplastid dapat menimbulkan jenis plastid lain selain kloroplas. Informasi genetik hadir dalam inti sel dan bahwa kloroplas berinteraksi selama diferensiasi organel baru.

DNA yang terkandung dalam kloroplas itu sendiri ditranskripsi dan diterjemahkan untuk membentuk beberapa protein kloroplas dan sisa protein kloroplas diperoleh oleh DNA nuklir setelah penerjemahan.

Fungsi Kloroplas yaitu:

1. Pada tumbuhan eukariotik fotosintesis terjadi pada kloroplas dengan adanya sinar matahari. Reaksi fotokimia (reaksi terang) fotosintesis terjadi pada membran tilakoid grana, sedangkan reaksi biokimia (reaksi gelap) terjadi pada stroma.

2. Kloroplas adalah mesin alami untuk sintesis senyawa organik kaya energi yang menyediakan makanan tidak hanya untuk tanaman tetapi juga untuk semua makhluk hidup.

3. Selama proses fotosintesis, kloroplas menyerap karbon dioksida (CO2) dari lingkungan dan melepaskan oksigen (O2) yang digunakan dalam respirasi sel oleh semua makhluk hidup. Dengan demikian ia menjaga keseimbangan CO2 dan O2 di lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *