Struktur tubuh Flagellata dan bentuknya

Flagellata memiliki bentuk tubuh yang tetap karena terdapat pelikel yang menyokong membran sel. Flagellata juga memiliki 3 – 4 membran bergelombang, yaitu membran yang terbentuk karena flagela melingkari sel. Pada umumnya, tubuh Flagellata berbentuk oval memanjang, melengkung langsing (mirip bulan sabit), atau pipih panjang seperti daun. Flagela terletak di bagian tubuh depan (anterior) atau belakang (posterior) yang berfungsi untuk menarik atau mendorong tubuhnya sehingga terjadi pergerakan. Jumlah flagela pada Flagellata ada yang hanya satu, namun ada pula yang berjumlah dua, tiga, atau lebih. Misalnya, Trypanosoma gambiense memiliki satu flagela, sedangkan Trichomonas memiliki flagela berjumlah tiga atau lebih. Flagela berdiameter 0,25 mm dan berukuran lebih panjang daripada silia, yaitu 10 – 200 mm. Flagela merupakan mikrotubula yang diselimuti oleh membran. Flagela bergerak seperti gerakan ombak yang menghasilkan gaya searah dengan sumbu flagela.

Flagellata ada yang memiliki mitokondria, ada pula yang tidak memiliki mitokondria. Flagellata yang tidak memiliki mitokondria, misalnya Giardia lamblia. Sementara Flagellata yang memiliki mitokondria, yaitu Trypanosoma sp. Mitokondria berfungsi untuk respirasi sel dan menghasilkan energi. Selain memiliki mitokondria, Trypanosoma sp. juga memiliki organel unik kinetoplas yang berfungsi menyimpan DNA ekstranukleus. Flagellata tidak dapat membentuk kista.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *