Sumber dan Fungsi Air, Vitamin dan Mineral

Fungsi air bervariasi. Ini melumasi sendi, mengatur suhu tubuh, membantu mencegah sembelit, membantu ginjal dalam membuang limbah dan melindungi organ dan jaringan, kata Mayo Clinic. Air juga membasahi jaringan dan membawa nutrisi ke sel.

Fungsi vitamin dan mineral banyak dan beragam. Misalnya, vitamin A menjaga penglihatan dan menjaga kulit tetap sehat, dan vitamin C mengurangi risiko flu biasa. Kalsium membantu membangun tulang dan gigi yang kuat, zat besi memungkinkan transportasi oksigen dalam darah dan seng meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Nutrisi dalam Perkembangan Otak

Perkembangan otak selama kehamilan dan dua tahun pertama kehidupan menentukan fungsi otak seumur hidup, tegas Harvard Health Publishing. Selama waktu ini, saraf tumbuh, terhubung dan terbungkus dalam selubung isolasi yang disebut mielin. Proses menciptakan sistem yang memainkan peran penting dalam perhatian, pembelajaran, memori, kecepatan pemrosesan, kontrol impuls dan suasana hati. Setelah dibuat, sistem ini permanen dan tidak dapat diubah.

Harvard Health Publishing mengatakan bahwa, selain dari faktor-faktor nondietary seperti memelihara, nutrisi tertentu sangat penting untuk perkembangan otak yang sehat. Ini termasuk protein dan asam lemak tak jenuh ganda rantai panjang seperti asam lemak omega-3.

Sumber vitamin penting meliputi:

  • Kolin dari telur, susu, daging, dan banyak sayuran
  • Folat dari bayam
  • Vitamin A dari wortel, bayam dan kentang manis
  • Vitamin B6 dari ikan, kentang, dan buah-buahan noncitrus
  • Vitamin B12 dari ikan, produk susu dan telur

Mineral-mineral ini juga sangat penting:

  • Seng dari ikan, kacang-kacangan, dan produk susu
  • Makanan dari kacang, lentil, kentang panggang dan sayuran berdaun gelap
  • Yodium dari garam beryodium, produk susu dan makanan laut

Sebuah studi Februari 2018 yang diterbitkan dalam Pediatrics menekankan betapa pentingnya asupan protein, lemak, dan glukosa yang memadai untuk otak yang sedang berkembang. Defisit dalam salah satu nutrisi ini terkait dengan skor IQ yang lebih rendah dan lebih banyak masalah perilaku.

Sementara kekurangan gizi disebabkan oleh kurang gizi, mereka juga bisa disebabkan oleh obesitas karena kelebihan kalori sering kali terjadi dengan mengorbankan komponen makanan yang dibutuhkan. Baik kekurangan gizi dan obesitas dapat mengganggu perkembangan otak, dan ada kemungkinan bagi mereka untuk hidup berdampingan dalam diri seseorang.

Loading...