tabel Perbedaan bakteri Endotoksin dan Eksotoksin

Perbedaan bakteri Endotoksin dan Eksotoksin:

No. Endotoksin Eksotoksin
1 Endotoksin adalah lipopolisakarida (LPS) Eksotoksin adalah protein
2 Endotoksin tidak disekresikan oleh bakteri, mereka tetap melekat pada sel bakteri Eksotoksin secara aktif disekresi ke dalam media eksternal oleh sel-sel bakteri
3 Lisis sel diperlukan untuk pelepasan endotoksin Lisis sel tidak diperlukan untuk pelepasan eksotoksin
4 Diproduksi oleh bakteri Gram-negatif Diproduksi biasanya oleh bakteri Gram-positif. (beberapa oleh bakteri Gram-negatif)
5 Gen-gen untuk produksi endotoksin terletak pada kromosom bakteri Gen-gen untuk produksi eksotoksin terletak pada plasmid genom bakteriofag
6 Endotoksin stabil terhadap panas Eksotoksin adalah labil panas
7 Endotoksin tetap aktif bahkan pada suhu 100oC Eksotoksin biasanya hancur melebihi 60oC
8 Endotoksin memediasi toksisitas pada inang melalui interleukin dan Tumor Necrosis Factor Eksotoksin memediasi toksisitas dalam inang oleh sebagian besar mekanisme mirip enzim.
9 Efek endotoksin tidak spesifik Efek dari eksotoksin spesifik
10 Endotoksin tidak memiliki afinitas terhadap jaringan tertentu. Eksotoksin menunjukkan afinitas terhadap jaringan spesifik inang
11 Biasanya tidak ada reseptor spesifik untuk entri endotoksin. Eksotoksin biasanya menggunakan reseptor spesifik untuk masuk ke dalam sel inang
12 Endotoksin hanya mematikan dalam jumlah besar Eksotoksin mematikan dalam jumlah yang sangat kecil (bahkan mematikan dalam ng / kg)
13 Endotoksin bersifat antigenik buruk Eksotoksin sangat antigenik
14 Endotoksin tidak dapat dinetralkan oleh antibodi Eksotoksin dapat dinetralkan oleh antibodi
15 Tidak ada vaksin efektif yang tersedia melawan endotoksin Vaksin yang efektif tersedia untuk melawan eksotoksin
16 Endotoksin tidak dikonversi menjadi toksoid * Eksotoksin dikonversi menjadi toksoid
17 Menghasilkan demam pada inang Biasanya, jangan menghasilkan demam
18 Penyakit yang disebabkan oleh endotoksin: sepsis bakteri Gram-negatif, meningococcemia Penyakit yang disebabkan oleh eksotoksin: Botulisme, Difteri, Tetanus, Kolera, Anthrax, Pertusis
Loading...