Apa fungsi Neurotransmiter?

JawabKatagori: BiologiApa fungsi Neurotransmiter?
Sridianti Staff asked 2 minggu ago
  1. Transfer impuls saraf.
  2. Neurotransmiter dikemas ke dalam vesikel sinaptik. Nerotramsmitter berkerumun di bawah membran terminal akson pada sisi sinapsis.
  3. Mereka dilepaskan ke difus melintasi celah sinaptik. Celah sinaptik berikatan dengan reseptor spesifik dalam membran pada sisi postsinaptik sinapsis.
1 Answers
Dadan Ahmad Staff answered 2 minggu ago

Neurotransmiter adalah senyawa organik endogenus membawa sinyal di antara neuron. Neurotransmiter terbungkus oleh synaptic vesicle, sebelum dilepaskan bertepatan dengan datangnya potensial aksi. Neurotransmitter dalam bentuk zat kimia bekerja sebagai penghubung antara otak ke seluruh jaringan saraf dan pengendalian fungsi tubuh. Secara sederhana, dapat dikatakan neurotransmiter merupakan bahasa yang digunakan neuron di otak dalam berkomunikasi. Neurotransmiter muncul ketika ada pesan yang harus di sampaikan ke bagian~bagian lain. Neurotransmiter berperanan sangat penting dalam gangguan perilaku dan gangguan psikiatrik. Neurotransmiter itu diantaranya adalah: – Dopamin – Norepinefrin – Serotonin – GABA – Glutamat – Asetilkolin. Puluhan jenis neurotransmiter yang telah teridentifikasi terbentuk melalui asupan yang berbeda. Bahan dasar pembentuk neurotransmiter adalah asam amino yang merupakan salah satu nutrisi otak terpenting untuk meningkatkan kewaspadaan, kemampuan analisa, dan kreatifitas. DEPRESI Jika oleh karena suatu hal, misalnya adanya asupan makanan tertentu atau adanya peristiwa yang dialami, maka akan terjadi perubahan di otak, salah satunya adalah terjadi subsensitivitas reseptor~reseptor pada membran sel paskasinaptik. Neurotransmiter seperti: epinefrin, norepinefrin, serotonin, dopamin akan menurun kadarnya pada synaptic vesicle. Saat seperti itu disebut sedang terjadi sindrom depresi. Demikian pula bila terjadi disregulasi asetilkholin yang menyebabkan menurunnya kadar neurotransmiter asetilkolin di synaptic vesicle, maka terjadilah gejala depresi. Penelitian menunjukkan bahwa berkurangnya neurotransmitter tertentu dapat menyebabkan depresi. Beberapa obat antidepresan seperti trisiklik dan monoamin oksidase inhibitor dibuat untuk memicu produksi monoamin di synaptic vesicle di otak. Dari penelitian lain dilaporkan bahwa respon serotonin menurun di daerah prefrontal otak dan temporoparietal otak pada penderita depresi yang tidak mendapat pengobatan. Kadar serotonin ditemukan rendah pada penderita depresi yang agresif dan bunuh diri. Triptofan merupakan prekursor serotonin yang menurun pada pasien depresi. Memori, atensi, dan fungsi eksekutif juga dipengaruhi oleh kekurangan triptofan. Neurotisisme dikaitkan dengan gangguan mood, tapi tidak melalui serotonin. Ia dikaitkan dengan fungsi kognitif yang terjadi sekunder akibat berkurangnya triptofan. Penurunan kadar triptofan juga dapat menurunkan mood pada pasien depresi dan individu yang mempunyai riwayat keluarga menderita depresi. Berbagai penelitian menunjukkan, bahwa dopamin sebagai neurotransmiter mempengaruhi proses menyimpan dan mengambil memori. Melalui sebuah mekanisme oleh dopamin, maka hubungan zat kimia ini dalam proses belajar dan memori dapat terlihat jelas. Walaupun dopamin diproduksi oleh otak, namun kita tetap membutuhkan asupan tirosin yang cukup guna memproduksi dopamin. Tirosin di temukan pada makanan berprotein seperti : daging, produk~produk susu (sperti keju), ikan , kacang panjang, kacang~kacangan dan produk kedelai. Ada empat dopamin di otak, yaitu tuberoinfundobulair, nigrostriatal, mesolimbik, mesokorteks~mesolimbik. Sistem ini berfungsi untuk mengatur motivasi, konsentrasi, memulai aktivitas yang bertujuan, terarah dan kompleks, serta tugas~tugas fungsi eksekutif. Penurunan aktivitas dopamin pada sistem ini dikaitkan dengan gangguan kognitif, motorik, dan anhedonia yang merupakan manifestasi simptom depresi.

Loading...