Sebutkan 11 gejala dan tanda depresi dan cara mengatasinya!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 11 gejala dan tanda depresi dan cara mengatasinya!
Sridianti Staff asked 4 minggu ago

Sebutkan 11 gejala dan tanda depresi dan cara mengatasinya!

Loading…

1 Answers
Dadan Ahmad Staff answered 1 minggu ago

“Depresi bukan hanya suatu perasaan sedih, murung dan putus asa yang dirasakan oleh seseorang. Dan bahkan seseorang dapat jatuh ke kondisi depresi yang terselubung, yang artinya ia menderita depresi namun tidak mengalami perasaan sedih dan murung yang menjadi gejala utama penyakit depresi. Misalnya seseorang yang selalu mengeluh tidak dapat tidur, badan terasa lelah, tidak nafsu makan atau makan berlebih serta tidak memiliki minat pada kegiatan apapun biasanya juga menderita penyakit depresi. Tidak jarang juga seseorang yang selalu mengeluh dan merasa bahwa akhir-akhir ini daya konsentrasinya menurun dan merasa tidak mampu menyelesaikan tugas sederhana menjadi gejala utama penyakit depresi yang ia derita. Mengingat 2/3 penderita penyakit depresi tidak mengetahui bahwa depresi itu merupakan suatu kondisi yang perlu diterapi, kamu menyajikan apa saja gejala depresi dan tanda-tanda depresi yang perlu Anda ketahui dan kenali. • Suasana hati yang murung dan sedih Gejala depresi yang satau ini merupakan gejala penyakit depresi yang paling utama. Penderita biasanya merasa sedih, tertekan dan murung yang berlangsung hingga hampir sepanjang hari. Orang yang terkena penyakit depresi pun merasa tidak dapat atau jarang sekali merasakan perasaan senang aatau bahagia meski telah berusaha semampunya. • Berkurangnya minat Penyakit depresi pun tidak jarang dapat menghilangkan minat terhadap kegiatan yang menyenangkan, misalnya menonton TV, bermain gadget, mendengarkan music atau membaca buku. Bahkan kegiatan yang dulunya merupakan hobi penderita, kini tidak mampu lagi menghibur atau membangkitkan semangat penderitanya. Sebaliknya, ia akan lebih memilih mengurung diri dan tidak melakukan apapun bahkan hobi dan kegiatan menyenangkan lainnya. • Merasa lelah, letih dan lesu Tanda-tanda depresi lainnya adalah sering merasa lelah, letih dan lesu. Bahkan perasaan ini dapat dirasakan penderita tanpa melakukan aktivitas fisik atau pun mental yang berat sebelumnya. Ia seringkali merasa tidak punya tenaga untuk melakukan suatu aktivitas fisik seperti berjalan, melakukan pekerjaan bahkan makan sekalipun. • Sulit atau berkurangnya daya konsentrasi Gejala penyakit depresi yang satu ini sangat sering menyerang penderita depresi ringan sampai berat. Biasanya suatu pekerjaan yang hanya membutuhkan konsentrasi yang ringan kini tidak dapat ia lakukan kembali dengan lancar. Tidak jarang gejala ini menyerang kelompok usia remaja hingga dewasa muda sehingga menimbullkan kesulitan belajar. • Merasa berkurangnya harga diri dan kepercayaan diri Penderita penyakit depresi pun sering merasa bahwa ia tidak mempunyai harga diri. Tidak jarang juga ia merasa tidak berguna. Banyak penderita depresi yang juga tidak memiliki kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu yang berguna. Akibatnya ia memilih untuk tidak melakukan apa-apa karena kehilangan kepercayaan diri ini. • Merasa bersalah Merasa bertanggung jawab atas hal buruk yang terjadi merupakan hal yang normal, namun merasa bersalah berlebihan atas suatu hal bukanlah sesuatu yang baik. Penderita penyakit depresi seringkali merasa bertanggung jawab dan menyalahkan diri sendiri atas hal dan peristiwa buruk yang terjadi dalam hidupnya serta hidup orang terdekatnya. • Merasa memiliki masa depan yang suram dan perasaan pesimis Penderita penyakit depresi seringkali merasa tidak mempunyai masa depan yang cerah. Ia juga sering merasa putus asa akan hari esok atau mengenai kelangsungan masa depannya. Perasaan pesimis merupakan salah satu perasaan dan keyakinan yang menonjol pada penderita depresi. • Gangguan tidur Tidak jarang penyakit depresi menimbulkan gangguan pola tidur. Gangguan ini dapat terajdi dalam berbagai macam bentuk, seperti sulit memulai tidur meski sudah merasa lelah, sering terbagun setelah tertidur dan bangun tidur lebih pagi (bahkan subuh dan tengah malam) daripada biasanya. Namun, tidur yang berlebihan pun dapat menjadi tanda-tanda depresi pula. • Gangguan makan Selain mengganggu pola tidur, penyakit depresi pun kerap mengganggu pola makan seseorang. Paling sering, penderita penyakit depresi merasa tidak nafsu makan meski sudah disodori dan disajikan menu makanan favoritnya. Ia pun merasa cepat kenyang meski hanya diberikan porsi makan yang sedikit. Namun, banyak pula penderita depresi yang makan berlebihan sebagai bentuk pelampiasan emosi mereka. • Gangguan seksual Sama halnya dengan gangguan tidur dan pola makan, penderita depresi pun sering mengalami gangguan di kehidupan seksualnya. Tidak jarang penderita penyakit depresi yang kehilangan minat dan gairan untuk berhubungan inti, dengan pasangannya. • Ide dan pikiran untuk bunuh Gejala depresi yang satu ini merupakan gejala yang harus diwaspadai. Keinginan untuk mengakhiri hidupnya terkadang bukan hanya sekedar menjadi ancaman semata. Bawalah orang dengan ide bunuh diri ke tenaga kesehatan mental yang berkompetensi. Berbagai Cara Mengatasi Depresi yang Bisa Dilakukan Mengobati depresi dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional seperti psikiater. Ada beberapa macam hal yang dapat dilakukan psikiater untuk mengatasi penyakit depresi. Penderita dengan penyakit depresi yang cukup berat dapat diberikan pengobatan berupa obat apotik yang dapat membantu meningkatkan semangatnya serta mengurangi kemungkinan terjadinya perubahan struktur otak. Namun terkadang penderita penyakit depresi cukup mendapatkan psikoterapi, pengobatan yang berupa konseling dengan psikiater yang berkompetensi. Bila Anda menemukan orang dengan gejala depresi, terutama mereka yang aktivitas dan produktivitas sehari-harinya sudah terganggu karena perasaan dan gejala depresi, jangan ragu untuk membawanya ke psikiater. Terutama bila ia telah mempunyai ide atau gagasan untuk mengakhiri hidupnya. Penyakit depresi bukanlah suatu kondisi sesederhana merasa sedih atau tidak bersemangat. Depresi merupakan suatu kondisi yang bukan hanya menyerang mentall namun juga fisik, yaitu struktur otak. Tidak jarang penyebab depresi pada seseorang adalah karena disebabkan oleh struktur otak dan adanya ketidakseimbangan hormon otak. Maka, jangan ragu atau malu atau merasa aneh untuk berkonsultasi mengenai kondisi ini ke psikiater yang berkompetensi agar Anda mendapatkan kualitas kehidupan yang lebih baik.”

Loading…