Sebutkan 2 mekanisme pernapasan pada manusia serta manfaatnya!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 2 mekanisme pernapasan pada manusia serta manfaatnya!
Sridianti Staff asked 3 minggu ago

Sebutkan 2 mekanisme pernapasan pada manusia serta manfaatnya!

Loading…

1 Answers
Dadan Ahmad Staff answered 2 hari ago

“Mekanisme pernapasan adalah cara organ tubuh melakukan pertukaran gas, yaitu bertukarnya udara yang mengandung oksigen (O2) dengan gas dalam tubuh yang mengandung karbon dioksida (CO2), secara garis besar mekanisme pernapasan di bagi menjadi dua bagian yaitu. 1. Mekanisme pernapasan perut Pernapasan perut merupakan pernapasan yang menggunakan otot-otot diafragma, mekanisme pernapasan perut dapat kategorikan sebagai berikut. • Fase Inspirasi Fase inspirasi ini merupakan fase yang berupa berelaksasinya otot-otot diafragma sehingga rongga pada bagian dada membesar, karena hal ini tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil dari pada tekanan di luar dan mengakibatkan udara dari luar yang mengandung oksigen (O2) masuk. • Fase Ekpirasi Fase ekspirasi merupakan fase terjadinya kontraksi atau kembalinya otot-otot diafragma pada posisi semula dan kemudian diikuti oleh tulang rusuk yang bergerak turun sehingga mengakibatkan rongga dada menjadi kecil. Dal ini menyebabkan tekanan pada rongga dada menjadi lebih besar dari pada tekanan luar dan oleh karena itu udara di dalam rongga dada yang mengandung karbon dioksida (CO2) keluar. 2. Mekanisme pernapasan dada Pernapasan dada merupakan pernapasan yang menggunakan otot-otot antara tulak rusuk, mekanisme pernapasan dapat di kategorikan sebagai berikut. • Fase Inspirasi Fase inspirasi pada awalnya diawali dengan terjadinya kontraksinya otot-otot antara tulang rusuk dan mengakibatkan rongga dada membesar dan terangkat, hal ini menyebabkan tekanan pada dalam rongga dada menjadi lebih kecil di banding dengan tekanan luar dan menyebabkan udara luar yang mengandung oksigen (O2) masuk. • Fase Ekspirasi Fase Ekspirasi adalah fase relaksasi atau dengan kata lain kembalinya otot-otot antara tulang rusuk ke bagian belakang yang di ikuti dengan turunnya tulang rusuk dan menyebabkan rongga dada menjadi kecil. Hal ini berakibat pada tekanan pada rongga dada menjadi lebih besar dari pada tekanan dari luar, dan udara dalam rongga dada yang mengandung karbon dioksida (CO2) menjadi keluar. Secara biomedis pernapasan perut lebih bermanfaat dan lebih efektif dari pada pernapasan dada. Hal ini di buktikan dengan banyaknya manfaat dari mekanisme pernapasan perut yang sering di jumpai pada aktifitas seperti yoga dan olahraga yang melatih pernapasan menggunakan perut. Manfaat Mekanisme Pernapasan Perut Ketika otot-otot diafragma mengalami kontraksi ke bagian bawah, rongga pada perut mengembang, hal ini menyebabkan tekanan negative dalam rongga dada yang mengakibatkan udara di paksa masuk dalam jumlah besar ke dalam paru-paru dan juga menyebabkan darah mengalir kembali (venous return) secara optimal ke arah jantung. Hal ini justru memberikan keuntungan bagi kesehatan diantaranya yaitu : 1. Melancarkan peredaran darah untuk menjaga sistem keseimbangan tubuh secara biologis. 2. Meningkatkan sistem immune atau daya tahan tubuh seiring dengan peredaran darah yang optimal. 3. Mencegah terjadinya infeksi paru-paru dan tentunya pada jaringan organ-organ tubuh lainya. 4. Menstimulasi hormone endorphin yang dapat menenangkan tubuh (relax), sehingga dapat menurunkan kondisi stress. 5. Otot diafragma yang berlangsung terus menerus dengan tekanan yang teratur ke arah organ bagian bawah rongga dada seperti usus, hati, dan lambung dapat memberikan efek yang baik bagi organ tersebut. Pernapasan perut ini sebenarnya sudah ada semenjak kita lahir, jika kita perhatikan pada bayi dan anak-anak yang sedang tertidur, sangat jelas terlihat pada perut mereka yang terlihat membesar dan mengecil dan ini menunjukan bahwa teknik pernapasan yang mereka gunakan adalah pernapasan perut. Semula hal ini sama sekali tidak diketahui dengan pasti apa penyebab semakin dewasa orang akan berganti cara dan teknik pernapasan menjadi pernapasan menggunakan dada. Akan tetapi beberapa ilmuwan memberikan beberapa hipotesa bahwa seiring bertambahnya usia maka akan bertambah pula masalah-masalah yang mereka hadapi, sehingga tingkat stress dapat mengarahkan mereka secara tidak sadar melakukan pernapasan menggunakan dada. Cara Melatih Pernapasan Perut Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, meskipun pernapasan terjadi secara tidak sadar (involunteer) akan tetapi pernapasan dapat kita kontrol menggunakan otot sadar. Dan apakah kita bisa membiasakan bernapas menggunakan teknik pernapasan perut? Jawabanya adalah bisa, selagi kita mau membiasakannya namun perlu diingat bahwa ini akan memakan waktu yang tidak singkat, dan berikut adalah cara melatih mekanisme pernapasan perut. 1. Posisikan badan pada posisi berdiri atau posisi duduk, kemudian tegakkan punggung dan sedikit angkat dagu. 2. Untuk awal pelatihan letakan salah telapak tangan pada bagian dada dan telapak tangan yang satunya lagi letakan pada bagian perut. Pada saat menarik nafas perhatikan tangan yang berada di dada mundur kebelakang dan tangan yang berada di perut maju ke depan. 3. Buang udara pada rongga perut dengan menggerakan perut ke belakang dan keluarkan dengan mulut. 4. Tarik dalam-dalam melalui hidung dan arahkan otot-otot diafragma ke arah bawah, setelah dirasa maksimal, keluarkan melalui mulut secara perlahan. 5. Biasakan melakukan cara ini sesering mungkin hingga terbiasa untuk dapat bernapas dengan mekanisme pernapasan perut.”

Loading…