Sebutkan 2 sistem peredaran darah pada reptil dan sebutkan pula 3 pola peredarannya!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 2 sistem peredaran darah pada reptil dan sebutkan pula 3 pola peredarannya!
Sridianti Staff asked 3 minggu ago

Sebutkan 2 sistem peredaran darah pada reptil dan sebutkan pula 3 pola peredarannya!

Loading…

1 Answers
Dadan Ahmad Staff answered 3 hari ago

“Sistem peredaran darah pada hewan reptil terbagi menjadi pembuluh nadi paru-paru dan serambi (aorta). Kadal memiliki 2 serambi (aorta), yaitu aorta yang terdapat pada bagian kanan dan aorta yang terdapat pada bagian kiri. Darah yang ada pada aorta kanan yang berasal dari bilik kiri mengandung banyak oksigen yang nantinya akan diedarkan ke seluruh sel-sel dan jaringan-jaringan tubuh. Aorta ini akan membuat aliran dari arteri utama menuju ke bagian seluruh tubuh.
Darah yang telah menyebar keseluruh tubuh jenis hewan reptil ini akan masuk kembali ke serambi kanan sebelum masuk ke jantung kembali. Pembuluh nadi yang ada di paru-paru dimana sebelumnya membawa darah dari bilik kanan yang membawa CO2 dari seluruh tubuh. Pada saat masuk ke paru-paru, darah yang mengandung kadar CO2 itu akan dibuang dan seketika juga CO2 akan berganti dengan O2 yang berguna bagi tubuh reptil. Lalu darah yang mengandung oksigen tersebut, akan masuk ke jantung menuju serambi kiri. Sistem peredaran darah inilah yang menyebabkan sistem peredaran darah reptil dijuluki dengan sistem peredaran darah ganda. Disebut demikian karena peredaran darah pada hewan reptil akan masuk ke jantung lebih dari 1 kali yaitu ada 2 kali.
Selain itu reptil juga dikenal memiliki peredaran darah yang tertutup. Peredaran darah reptil secara garis besar terbagi menjadi peredaran darah besar (panjang) dan peredaran darah kecil (pendek).
Peredaran Darah Reptil
1) Peredaran darah kecil atau pendek
Jenis peredaran ini yaitu peredaran yang mengangkut darah mulai dari jantung, masuk kedalam paru-paru, lalu masuk lagi ke jantung. CO2 yang berasal dari bilik sebelah kanan akan menuju masuk ke paru-paru melalui pembuluh darah arteri pulmonalis. Didalam paru-paru, alveolus akan bekerja dengan cepat mengganti atau menukar karbondioksida (CO2) menjadi okesigen (O2). Setelah itu darah akan menuju ke serambi yang ada pada kiri jantung melalui pembuluh darah vena pulmonalis.
2) Peredaran darah besar atau panjang
Peredaran darah ini dimulai dari saat darah yang kaya O2 yang berasal dari bilik kiri jantung dialirkan keseluruh tubuh melalui pembuluh darah. Oksigen ini akan diserap oleh sel-sel tubuh reptil dan O2 akan segera berubah menjadi karbondioksida. Darah yang sudah berubah menjadi CO2 ini akan diangkut kembali ke jantung (serambi kanan) melalui pembuluh darah vena.
Secara garis besar sistem peredaran darah golongan reptil dibagi menjadi tiga pola.
Tiga Pola Peredaran Darah Reptil
1) Model Crocodillan
Contoh hewan yang masuk dalam jenis ini yaitu buaya, komodo, alligator, biawak, dan sejenisnya. Jantung model reptil ini memiliki empat ruang yaitu 2 serambi (atrium) dan 2 bilik (ventrikel). Antara serambi kanan dan serambi kiri terdapat lorong kecil yang disebut Foramen Panizza. Lorong ini menyambungkan dua jenis pembuluh darah arteri (yaitu arteri kiri dan arteri kanan). Dimana darah yang memiliki sedikit oksigen yang masuk dari serambi (atrium kanan) lalu diangkut ke bilik kanan. Kemudian darah akan menuju paru-paru dan dari paru-paru akan mengalir ke serambi kiri (atrium kiri). Darah yang sudah mengandung banyak O2 ini akan dibawa oleh bilik kiri (ventrikel kiri) untuk disebar ke seluruh tubuh. Walaupun terdapat foramen (lorong kecil), tekanan darah yang tinggi akan menyebabkan foramen tetap tertutup, agar menjaga darah tidak tercampur satu sama lain.
2) Model Squamata
Contoh dari jenis reptil ini yaitu penyu, kura-kura atau hewan yang memiliki cangkang keras dipunggungnya. Perbedaan utama model ini dibandingkan model yang lain yaitu memiliki ciri khas yang hanya memiliki tiga ruang jantung yaitu 1 bilik (ventrikel) dan 2 serambi (atrium).

Prosesnya yaitu ruang serambi kanan (atrium kanan) yang membawa banyak karbondioksida (CO2) masuk menuju cavum venosum ventrikel. Serambi kiri ini terdapat banyak O2 dari paru-paru menuju cavum arteriosum. Tekanan dalam bilik pada model ini akan menyebabkan tercampurnya darah yang kaya oksigen dengan darah yang sedikit oksigen pada bilik (ventrikel).
3) Model Varanid
Contoh reptil ini yaitu kelompok kadal (bunglon, kadal) atau jenis reptil yang memiliki kemampuan metabolisme yang tinggi dibandingkan jenis reptil yang lain. Model ini mirip dengan model squamata yang terdapat 3 ruang jantung, namun terdapat perbedaan sedikit. Perbedaannya yaitu cavum venosumnya sedikit kecil jika dibandingkan pada model squamata. Peredaran darah ini meminimkan terjadinya darah yang bercampur antara darah yang sedikit oksigen dengan darah yang banyak oksigen.”

Loading…