Sebutkan 2 struktur dan klasifikasi jaringan ikat pada hewan!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 2 struktur dan klasifikasi jaringan ikat pada hewan!
Sridianti Staff asked 3 minggu ago

Sebutkan 2 struktur dan klasifikasi jaringan ikat pada hewan!

Loading…

1 Answers
Dadan Ahmad Staff answered 4 hari ago

“Secara garis besar hewan digolongkan menjadi dua yaitu hewan yang bertulang belakang (vertebrata) dan golongan hewan yang tidak memiliki tulang belakang (invertebreta). Kedua jenis hewan tersebut juga memerlukan jaringan ikat. 1) Sel-Sel Jaringan Ikat Pada Hewan Terdapat berbagai macam sel-sel yang memiliki fungsi yang berbeda. Namun sel-sel inilah dapat bekerja sama satu sama lain. • Sel Fibroblast. Sel ini memiliki fungsi mengeluarkan dan mengolah protein yang ada pada serabut. • Sel Lemak. Lain fungsi sel fibroblast lain juga dengan sel lemak. Melalui dari namanya saja sudah dapat ditebak kalo sel lemak ini berguna menyimpan lemak. Kumpulan jaringan sel lemak yang menumpuk dalam Jaringan pengikat di kenal dengan nama Jaringan adiposa. • Sel Makrofag. Makrofag yang memiliki nama lain yaitu Histiosit memiliki corak yang selalu berganti-ganti dan hanya berada di dekat pembuluh darah, berguna dalam proses pinositosis dan fagositosis. Proses fagositosis yaitu jika ada sel darah yang mati, benda asing atau bakteri yang keluar dari pembuluh darah akan dibersihkan oleh Makrofag dengan cara menelan gangguan tersebut kedalam sel Makrofag. • Sel Darah Putih. Ibarat polisi yang melawan gangguan asing, Sel darah putih berguna melawan semua benda asing yang masuk ke dalam tubuh seperti virus, bakteri atau protozoa. Sel darah putih ini terdiri dari dua jenis yaitu sel darah putih yang bergranula (granulosit) dengan sel darah putih yang tidak bergranula (agranulosit) • Sel Tiang (Sel Mastosit) banyak ditemukan dalam jaringan ikat longgar. Sel Tiang menghasilkan heparin yang berfungsi mencegah terjadi proses pembekuan darah. Sel tiang juga menghasilkan histamine untuk meningkatkan kemampuan permeabilitas kapiler darah. 2) Matriks Jaringan Ikat Terbagi menjadi 3 macam serabut-serabut. 3 macam serabut tersebut antara lain pertama adalah serabut Elastin, kedua yaitu serabut kolagen, dan yang terakhir yaitu serabut retikular. Adapun penjelasan lebih detail fungsi dan cirinya dapat diacu pada link dibawah ini: • Serabut Elastin. Serabut ini memiliki sifat seperti karet yaitu elastis, mempunyai warna kuning, bentuknya lebih pipih dibandingkan dengan serabut kolagen, dan motifnya seperti kontruksi yang memiliki persimpangan dan kokoh. Pada serabut ini dibuat pada tempat mukopolisakarida dan segala jenis bentuk dan ukuran protein. Letak dari serabut elastin paling banyak ditemukan pada sisi ligament dan dekat dengan pembuluh darah yang ada pada tubuh hewan. Tingkat kelenturan dari serabut ini akan semakin melemah sesuai dengan pertambahan umur hewan itu sendiri. • Serabut Kolagen. Yang menjadi penanda dan pembeda serabut ini dibandingkan serabut yang adalah serabut kolagen memiliki kempuan keregangan yang sangat kereas, tingkat kelenturan rendah dibandingkan serabut elastin dengan rona putih, dan karakternya bersifat susunan yang bermacam-macam. Khususnya serabut kolagen ini pada daerah yang membutuhkan durabilitas yang kuat misalnya yaitu pada ligamen dan otot tendon. Selain itu kolagen juga ditemukan pada kulit dan juga pada tulang. • Serabut Retikular. Tingkat kelenturan rendah juga ditemukan pada serabut retikular. Mirip dengan sifat kelenturan yang ditemukan pada serabut kolagen, hanya saja skala pada reticular lebih kecil jika dibandingkan pada kolagen. Fungsi utama dari serabut reticular yaitu berfungsi menyambungkan antara jaringan pengikat yang satu dengan jaringan pengikat yang lainnya. Klasifikasi Jaringan Ikat Klasifikasi jaringan ikat pada hewan yang sering ditemukan pada pelajaran dan buku teks biologi yaitu terdiri dar 2 golongan yaitu jaringan ikat longgar serta jaringan ikat longgar. 1) Jaringan Ikat Padat Jika dipilh lagi lebih dalam maka jaringan ikat padat terbagi lagi menjadi 2 jenis jaringan. 2 jenis jaringan ini yaitu jaringan yang tidak beraturan dan jaringan yang berjenis beraturan. Kedua jaringan tersebut saling tumpah tindih dan saling tumpah tindih. Fungsi jaringan ikat padat ini memiliki peran yang sangat penting. • Jaringan ikat padat tak beraturan Letak dari jaringan ikat padat tak beraturan ini yaitu pada kawasan yang memerlukan tekanan atau peregangan menyebar ke seluruh penjuru sel. Kondisi ini menciptakan serat-serat yang berbentuk berkas ayaman yang arahnya tidak menentu. Lokasi jaringan ikat padat ini berada pada bagian penutup tulang dan dermis kulit. • Jaringan ikat padat beraturan Lokasi dari jenis Jaringan ini hanya ditemukan pada kawasan yang menimbulkan kontraksi menuju satu arah, dan dinamakan jaringan ikat pada beraturan karena serat-serat penyusunnya yang sangat teratur secara sejajar atau searah. Jaringan ikat padat beraturan banyak ditemukan pada ligamen yang menyambungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dan tendon yang dihubungkan dengan otot serta tulang. 2) Jaringan Ikat Longgar Lain jaringan ikat padat maka lain juga dengan jaringan ikat longgar. Pada tipe jaringan ini terdapat ketiga jenis serabut yang telah dijelaskan sebelumnya diatas. Ketiga jenis serabut itu yaitu serabut retikulum, serabut kolagen dan serabut reticular. Dinamakan sebagai jaringan ikat longgar, disebabkan memiliki bentuk dan susunan serat yang longgar dibandingkan serabut lain. contoh sel jaringan ikat longgar pada hewan ini yaitu sel plasma, fibroblast, dan sel makrofag. Jaringan ikat longgar memiliki fungsi yang sangat vital yaitu menutupi organ-organ hewan yang ada pada tubunya, pembuluh darah, dan sistem syaraf pada hewan itu sendiri.”

Loading…