Sebutkan 4 cara mengobati bisul secara sederhana dan cara membersihkan lukanya!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 4 cara mengobati bisul secara sederhana dan cara membersihkan lukanya!
Sridianti Staff asked 4 minggu ago

Sebutkan 4 cara mengobati bisul secara sederhana dan cara membersihkan lukanya!

Loading...
1 Answers
Dadan Ahmad Staff answered 1 minggu ago

“Bisul dapat disembuhkan dengan cara yang mudah dan sederhana. Langkah pertama adalah dengan menunggu bisul hingga pecah secara sendirinya. Selagi menunggu pecahnya bisul, Anda dapat melaksanakan beberapa hal berikut:
1. Kompres Bisul dengan Air Hangat
Melaksanakan kompres dengan air hangat dapat mempercepat pecahnya bisul. Air hangat akan melebarkan pembuluh darah yang menuju lokasi bisul, sehingga dengan lancarnya sirkulasi aliran darah ini akan mempercepat pecahnya bisul dengan sendirinya.
Anda dapat mengkompres bisul dengan menggunakan kasa bersih yang direndam dalam air hangat sebanyak 3 kali dalam sehari. Bila perlu tambahkan garam ke dalam air hangat. Karena sifat garam yang antibakteri akan membantu mempercepat proses peradangan dan menghindarkan infeksi berkelanjutan pada bisul.
2. Bawang Merah, Bawang Putih, dan Kunyit
Bawang merah, bawang putih, dan kunyit merupakan bahan alami yang dapat membantu mempercepat pecahnya bisul. Kandungan antiinflamasi dan antibakteri pada bahan alami tersebut mampu mempercepat proses peradangan dan menghindarkan bisul dari infeksi yang berkelanjutan.
Cukup dengan memotong kunyit, bawang merah atau bawang putih secara melintang dan oleskan pada bisul dan kulit di sekitar bisul mampu mempercepat bisul pecah dengan sendirinya. Jika perlu konsumsilah makanan yang mengandung ketiga bahan tersebut untuk membantu mempercepat proses peradangan dari dalam tubuh Anda.
3. Minyak Tawon
Minyak tawon merupakan obat herbal tradisional Indonesia yang telah terbukti ampuh dalam mengatasi dan mempercepat pecahnya bisul. Di dalam minyak tawon terkandung minyak kelapa, minyak kayu putih, cengkeh dan berbagai dedaunan herbal seperti daun lada, jahe, kunyit dan bawang.
Dalam minyak kelapa mengandung vitamin A dan vitamin E yang berkhasiat melembabkan kulit, kandungan minyak kelapa amat mudah terserap ke dalam kulit. Sehingga dengan mengoleskan minyak tawon, maka otomatis kandungan antiinfeksi, antiseptik dan antikuman yang terkandung dalam bahan alami lain akan mudah terserap ke dalam kulit sehingga dengan cepat akan mengobati peradangan yang terjadi pada bisul.
4. Salep Antibiotik
Apabila Anda mengalami bisul dengan ukuran yang sangat besar, berulang dan tersebar pada beberapa bagian tubuh. Dokter akan meresepkan penggunaan salep antibiotik untuk mengatasi bisul Anda. Jika kondisi bisul mengalami komplikasi, dibutuhkan obat antibiotik yang harus Anda minum sesuai dengan dosis yang diresepkan oleh dokter Anda.
Kondisi bisul yang berulang dan besar dapat terjadi karena berbagai faktor antara lain gangguan metabolik seperti diabetes dan gangguan imun dapat menjadi penyebab bisul yang besar dan berulang. Pemeriksaan spesifik diperlukan untuk mengetahui penyebab bisul yang besar dan berulang.
Beberapa Langkah Membersihkan Luka Setelah Bisul Pecah
Membersihkan luka setelah bisul pecah dapat Anda laksanakan secara mudah dan mandiri. Tentu akan ada sedikit nyeri dalam proses pembersihan luka. Namun hal ini tetap wajib untuk dilaksanakan. Berikut beberapa langkah pembersihan luka bisul yang dapat Anda kerjakan:
1. Gunakan Kasa yang dibasahi Air Bersih
Ketika nanah keluar dari bisul yang pecah, jangan langsung memegang lokasi bisul dengan tangan yang kotor. Bersihkan tangan sebelum menyentuh luka. Kemudian bersihkan nanah dengan kasa bersih yang dibasahi air. Selain air Anda dapat gunakan cairan infus atau alkohol untuk membersihkan luka bisul.
Nanah merupakan sel darah putih dan bakteri yang mati akibat proses peradangan. Apabila tidak dibersihkan nanah akan menjadi sarang bakteri dan menyebabkan komplikasi yang lebih lanjut pada luka.
2. Keringkan Luka dengan Kasa
Setelah nanah bersih dari lokasi bisul, keringkan luka dengan kasa lain yang kering. Pastikan tidak ada nanah yang tersisa di area dalam bisul. Jika perlu pencet luka hingga keluar darah dan darah tersebut habis. Mengeringkan luka dapat mencegah infeksi berkelanjutan pada luka. Apabila tidak memiliki kasa, anda dapat menggunakan kain bersih.
3. Tutup Luka dan Ganti Kasa dengan Rutin
Tutup luka bisul dengan kasa bersih, untuk menghindari luka kotor terkena debu maupun infeksi lain. Hindari kasa terkena air dan lembab. Dan jangan lupa untuk mengganti kasa kering dengan kasa baru sekali dalam sehari. Perlakukan sama untuk bisul yang berukuran lebih kecil, karena luka terbuka bekas bisul dapat menjadi sumber infeksi lain.
4. Konsumsi Makanan Sehat Tinggi Protein
Makanan tinggi protein sangat dibutuhkan selama proses penyembuhan luka. Protein merupakan nutrisi utama yang sangat diperlukan tubuh. Asam amino di dalam protein sangat dibutuhkan pada proses pengeringan luka, penutupan luka dan penghentian perdarahan.
Selain protein, proses penyembuhan luka juga membutuhkan peran dari vitamin K untuk proses pengeringan dan mempercepat proses penutupan luka. Selain itu hemoglobin juga sangat dibutuhkan sebagai pembawa transfer olsigen pada lokasi luka untuk membantu pembentukan sel baru.
Makanan yang banyak mengandung protein antara lain daging hewan, selain itu juga kacang – kacangan banyak mengandung protein nabati. Secara umum manusia normal dan sehat membutuhkan asupan protein sebesar 0.8 gram per kilogram berat badan setiap harinya. Sedangkan bagi lansia yang berusia di atas 50 tahun memerlukan asupan protein sebanyak 1 gram per kilogram berat badan setiap harinya.
Lain halnya bagi pasien yang sedang dalam proses penyembuhan luka, karena kadar protein yang dibutuhkan pasien bisa berkembang hingga mencapai 1,5 gram – 2 gram per kilo berat badan setiap harinya. Bagi pasien dengan luka yang cukup serius, seperti luka infeksi, luka bakar yang serius membutuhkan asupan protein hingga 3 gram per kilogram berat badan setiap harinya.
5. Waspada Alergi Makanan
Bisul dapat pula disebabkan oleh alergi terhadap makanan. Hindari beberapa makanan yang memicu alergi pada diri Anda untuk mencegah terjadinya bisul. Beberapa bahan mengandung protein yang mudah menimbulkan alergi berupa bisul antara lain telur unggas, bahan makanan seafood seperti udang serta daging unggas.
Demikian informasi mengenai mengobati bisul dengan mudah. Menjaga kebersihan tubuh dengan rutin dan menyeluruh akan menghindarkan Anda dari terjadinya bisul yang sangat mengganggu dan menyakitkan. Semoga bermanfaat!”

Loading...