Sebutkan 4 faktor yang mempengaruhi terhadap ukuran perut yang masih kecil di usia kandungan 5 bulan!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 4 faktor yang mempengaruhi terhadap ukuran perut yang masih kecil di usia kandungan 5 bulan!
Sridianti Staff asked 2 bulan ago

Sebutkan 4 faktor yang mempengaruhi terhadap ukuran perut yang masih kecil di usia kandungan 5 bulan!

1 Answers
Dadan Ahmad Staff answered 4 minggu ago

“Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, banyak faktor yang dapat menyebabkan seorang wanita hamil 5 bulan tapi perut masih kecil. Berbahaya atau tidaknya suatu kehamilan dengan ukuran perut seperti tersebut tetap harus dilihat dari alasan yang mendasarinya. Untuk itulah di bawah ini kami akan membahas beberapa faktor yang bisa mempengaruhi ukuran perut seorang wanita hamil. 1. Ukuran perut ibu Masalah penyebab hamil 5 bulan tapi perut masih kecil yang pertama akan kita bahas berhubungan dengan ukuran perut sang ibu sebelum hamil. Memang tidak ada hubungan yang sangat jelas antara ukuran perut ibu sebelum dan selama hamil. Akan tetapi bagi seorang wanita dengan perut buncit sejak sebelum hamil ukuran perutnya akan cenderung lebih besar, dibanding wanita yang tidak memiliki perut besar sejak sebelum hamil. Hal inilah yang perlu anda perhatikan, tidak semua wanita hamil memiliki ukuran perut yang sama saat sedang hamil. Membandingkan ukuran perut anda dengan ukuran perut wanita hamil lain tentu kurang tepat karena memang berbeda. Ukuran yang lebih tepat untuk digunakan adalah ukuran tinggi puncak rahim (Tinggi Fundus Uteri) yang memang memiliki kisaran yang hampir sama pada seluruh wanita. Pada wanita yang sedang hamil 5 bulan atau 20 minggu maka Tinggi Fundus Uteri (TFU) berkisar setinggi pusar dan ini merupakan patokan bagi bidan atau dokter yang memeriksa kehamilan anda. TFU ini juga dapat dipengaruhi oleh berbagai hal seperti pada kondisi kehamilan kembar, ukuran TFU tentu akan lebih besar dari kehamilan tunggal pada umumnya. Jadi jika saat ini anda sedang hamil 5 bulan tapi perut masih kecil janganlah panik! Coba periksakan diri anda lebih detail ke dokter atau bidan untuk mengetahui bagaimana kondisi kehamilan anda secara pasti sambil tetap menjaga asupan nutrisi yang anda konsumsi. 2. Kondisi cairan ketuban Kondisi kedua penyebab seorang wanita hamil 5 bulan tapi perut masih kecil adalah gangguan pada produksi cairan ketuban dalam kehamilan. Air ketuban atau cairan amnion ini berfungsi melindungi sang janin dari guncangan dan trauma fisik dari luar. Selain itu dengan adanya cairan ketuban maka suhu disekitar janin akan tetap hangat. Pada kehamilan normal produksi air ketuban memang akan bertambah sesuai usia kehamilan, awalnya pada usia kandungan berkisar antara 10-20 minggu jumlah air ketuban di dalam kandungan berkisar 250 mililiter (mL). Dan pada usia kandungan berkisar 9 bulan maka volume cairan ketuban di dalam kandungan akan berada pada kisaran 800 mL. Kondisi gangguan yang pertama disebut dengan polihidramnion dimana produksi air ketuban berlebih pada kehamilan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh penyakit diabetes pada wanita hamil, gangguan pada plasenta maupun masalah genetik pada janin itu sendiri. Keadaan polihidramnion ini akan menyebabkan ukuran perut ibu lebih besar dari usia kandungan yang seharusnya. Berbeda dengan polihidramnion, kondisi kedua disebut dengan oligohidramnion dimana volume air ketuban yang diproduksi lebih sedikit dari volume normal yang bisa menjadi penyebab wanita hamil 5 bulan tapi perut masih kecil. Kondisi ini bisa dipicu oleh tekanan darah tinggi pada ibu dan juga kondisi kelainan genetik yang terjadi pada bayi. 3. Tekanan darah ibu Seperti kita ketahui sebelumnya penyebab wanita hamil 5 bulan tapi perut masih kecil salah satunya disebabkan oleh tekanan darah ibu yang tinggi. Kondisi tekanan darah yang tinggi ini bisa mempengaruhi produksi air ketuban dan juga berpengaruh pada tumbuh dan kembang janin di dalam kandungan. Tekanan yang tinggi dapat menyebabkan penekanan pembuluh darah di plasenta yang menyebabkan gangguan asupan nutrisi kepada bayi selama kehamilan dan berujung pada gangguan tumbuh kembang bayi anda. 4. Gangguan tumbuh kembang janin Gangguan berikutnya yang menjadi penyebab wanita hamil 5 bulan tapi perut masih kecil adalah gangguan janin di dalam kandungan. Gangguan ini bisa berupa gangguan genetik yang menyebabkan tidak terbentuknya sejumlah organ seperti ginjal yang akan berpengaruh pada jumlah cairan ketuban. Selain itu pada kasus missed abortion dimana janin di dalam kandungan sudah meninggal namun tidak terdeteksi juga akan menyebabkan seorang wanita hamil memiliki perut yang lebih kecil. Perkembangan Janin 5 Bulan yang Normal Setelah tadi membahas sejumlah kondisi yang menyebabkan seorang wanita hamil 5 bulan tapi perut masih kecil, sekarang kita akan membahas mengenai perkembangan janin yang normal pada usia 5 bulan. • Pertama, berat badan janin usia 5 bulan berkisar 0,34 kilogram dengan panjang 21 cm. Saat ini berat janin anda sudah lebih berat dari plasenta. • Pada usia ini juga, bayi anda akan sangat aktif bergerak di dalam perut ibu. • Janin berusia 5 bulan juga akan diliputi bulu-bulu halus yang disebut lanugo yang berperan menjaga suhu tubuh mereka dan akan menghilang saat lahir. • Pada usia 5 bulan ini, mata seorang bayi sudah peka terhadap cahaya dan sudah mulai bisa berkedip. • Pada usia 5 bulan ini perkembangan saraf di otak sang janin sudah mulai optimal sehingga pendengarannya pun akan semakin peka. • Selain itu, sudah mulai tumbuh rambut pada kepala janin berusia 5 bulan dan begitu juga telah tumbuh alis yang tipis. Demikianlah artikel mengenai berbahaya atau tidaknya jika seorang wanita hamil 5 bulan tapi perut masih kecil dan juga perkembangan janin usia 5 bulan. Jawaban berbahaya atau tidaknya memang tidak secara pasti bisa dijelaskan, anda memerlukan sejumlah pemeriksaan dari bidan atau dokter terutama pemeriksaan USG guna mengetahui kondisi kesehatan janin di dalam kandungan. Untuk itu memeriksakan kehamilan sesuai jadwal yang dianjurkan merupakan suatu kewajiban bagi wanita hamil. Akhir kata, semoga kehamilan anda lancar sampai pada persalinannya ya Bunda!”

Loading...