Sebutkan 5 sistem ekskresi pada hewan yang termasuk kelompok hewan vertebrata!

JawabKatagori: BiologiSebutkan 5 sistem ekskresi pada hewan yang termasuk kelompok hewan vertebrata!
Sridianti Staff asked 3 minggu ago

Sebutkan 5 sistem ekskresi pada hewan yang termasuk kelompok hewan vertebrata!

Loading…

1 Answers
Jaja Jamaludin Staff answered 2 minggu ago

sistem ekskresi dari kelompok hewan yang termasuk vertebrata yang meliputi sistem ekskresi pada pisces, amfibi, reptile, aves, dan mamalia. Kelimanya memiliki sistem ekspresi yang serupa naamun tak sama. Baca pula artikel sistem pernapasan hewan vertebrata.

– Sistem Ekskresi Pisces
Pisces atau ikan memiliki alat ekskresi berupa insang, kulit, dan ginjal. Insang untuk sistem pernapasan pada ikan, kulit berperan dalam hal serupa, dan ginjal berperan dalam pengeluaran urin sebagai zat sisa metabolism.

Ginjal pada ikan dibagi menjadi dua:
. Mesonefros
Ginjal ini berkembang pada masa embrio. Namun setelah dewasa, ikan tak lagi banyak menggunakannya untuk menyaring urin.
. Opistonefros
Ginjal ini berbentuk panjang dan warnanya kemerahan. Ginjal ini banyaak dipakai ikan pada waktu dewasa untuk menyaring urindan mengatur kekentalannya.
adaptasi ikan air tawar dan air laut
Baik ikan air tawar maupun ikan air laut memiliki cara kerja pengeluaran urin yang berbeda. Cara kerja ini bergantung dengan kaidah osmosis. Yaitu cairan yang berkonsentrasi rendah akan berpindah ke dalam cairan berkonsentrasi tinggi.

Pada ikan yang hidup di air tawar, karena konsentrasi air tawar lebih rendah dibanding tubuh ikan (karena tubuh ikan mengandung banyak nutrisi makanan sedangkan air tawar tidak mengandung garam), air akan masuk ke dalam tubuh ikan. Tubuh ikan akan mengandung banyak air dan bisa menggembung. Untuk mengatasi hal ini, ikan air tawar beradaptasi dengan sedikit minum dan mengeluarkan banyaak urin. Kebiasaan seperti ini akan menjaga homeostasis tubuh ikan air tawar.

Sementara itu pada ikan yang hidup di air laut, karena konsentrasi air laut lebih tinggi dibanding tubuh ikan (karena air laut mengandung garam, yang konsentrasinya lebih tinggi dibanding zat makanan pada tubuh ikan), air akan keluar dari tubuh ikan ke air laut. Ini bisa mengaakibatkan tubuh ikaan mengerut. Untuk mengatasinya, ikaan air laut akan minum lebih banyak dan mengeluarkan sedikit urin. Kebiasaan seperti ini akan menjaga homeostasis dalam tubuh ikan air laut.

– Sistem Ekskresi Amfibi
Hewan amfibi adalah hewan yang dapat hidup baik di daratan maupun di lautan. Contoh yang paling dikenaal dari hewan amfibi adalaah katak. Sistem ekskresi pada amfibi dikerjakan oleh paru-paru, kulit, dan ginjal.

Paru-paru daan kulit berperan dalam sistem pernapasan pada hewan amfibi. Paru-paru dilakukan amfibi untuk bernapas di daratan. Sementara itu, kulit digunaakan sebagai alat baantu pernapasan selama amfibi tersebut berada di dalaam air. Hal ini kaarenaa paaru-paru amfibi tak dapaat bekerja maksimal di dalam air.

Ginjal paadaa amfibi berperaan pula sebagai alat penyaring dan pengeluaran urin. Amfibi menggunakan ginjal jenis opistonefros. Ginjal paanjang ini akan bermuara di saluran urogenital, yaitu tepaatnya di lubang kloaka.

– Sistem Ekskresi Reptil
Contoh dari hewan reptile adalah cicak, buaya, bunglon, biawak, dan juga komodo. Spesies reptile mungkin memang tak sebanyak spesies jenis lainnya. Akan tetapi kita masih perlu untuk mempelajarinya. Baca pula artikel sistem peredaran darah pada reptile dan sistem pernapasan pada hewan reptile.

Sistem ekskresi pada reptile dijalankan oleh organ ginjal. Seperti hewan sebelumnya, ginjal pada reptile juga berfungsi untuk menyaring dan mengeluarkan urin. Jenis ginjal yang digunaakan oleh reptile adalah metanefros yang jumlahnya sepasang. Metanefros berfungsi setelah pronefros dan mesonefros, yaitu yang bekerja setelah masa embrio reptile berakhir. Sebagian besar zat sisa metabolism pada reptile berupa asam urat yang berwarna putih. Pada jenis reptile seperti buaya, juga dikeluarkan zat sisa berupa ammonia.

– Sistem Ekskresi Aves
Aves adalah kelompok burung atau unggas. Aves juga memiliki ginjaal sebagai alat ekskresinya. Ginjal pada aves juga berfungsi dalam penyaringan dan pengeluaran urin. Jenis ginjaal yang digunaakan ole haves sama seperti yang digunakan pada reptile, yaitu metaanefros yang jumlahnya juga sepasang.

Sisa nitrogen pada aves dikeluarkan dalam bentuk senyawa asam urat yang menyatu dengan feses. Hal ini karena ginjal aves bermuara padaa kloaaka yang berdekatan dengan usus. Pada jenis burung laut, juga dikeluarkan senyawa garam.

Loading…