3 Macam Contoh Konveksi

Konveksi kalor adalah aliran perpindahan kalor yang disertai dengan perpindahan partikel-partikel zat tersebut yang disebabkan oleh perbedaan massa jenis. Berikut merupakan tiga contoh mengenai konveksi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan konveksi udara dapat kamu temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pembuatan cerobong asap pada tangki pabrik serta terjadinya angin darat dan angin laut. Setiap pabrik memiliki cerobong asap yang menjulang tinggi. Hal ini dilakukan agar asap pabrik tidak terhirup manusia secara langsung.

3

Perhatikan gambar cerobong asap di atas, sebelum adanya pemanasan di dalam tungku, massa jenis udara di dalam cerobong sama dengan massa jenis udara di luar cerobong. Setelah tungku dinyalakan, udara di dalam tungku menjadi panas dan memuai sehingga masa jenisnya berkurang. Udara dingin yang berada di sekitar tungku mendesak udara panas dalam cerobong ke atas. Udara yang semula dingin tadi ikut berubah menjadi panas sehingga akan terdorong ke atas.

4

Contoh pemanfaatan konveksi dari kalor juga dapat dilihat pada berbagai peralatan seperti contoh misalnya oven, alat pengering rambut atau hair dryer, serta sistem pendingin mesin mobil. Pada oven, pemanasan berada di bagian bawah. Udara bagian bawah akan naik karena terpanaskan, sedangkan udara dingin akan turun dari atas ke bawah.

Sedangkan pada hair dryer atau pengering rambut serta pendingin mesin mobil atau radiator, aliran konveksi dibantu atau dipaksa dengan menggunakan kipas. Udara akan masuk ke alat hairdryer karena tersedot kipas yang sedang berputar. Selanjutnya udara dipanasi oleh pemanas listrik yang ada dalam alat tersebut sehingga nantinya udara keluar menjadi panas. Untuk radiator, air akan diedarkan melalui pipa-pipa melalui pompa air. Kemudian air ini akan mengambil panas dari mesin mobil. Selanjutnya, udara dialirkan memasuki mesin oleh kipas dan mengambil kalor dari air yang telah panas tersebut.

5

Hairdryer merupakan bentuk pemanfaatan sistem konveksi dari kalor dengan bantuan kipas penyedot udara

Contoh konveksi udara di alam terjadi pada peristiwa angin laut serta angin darat. Di siang hari, daratan lebih cepat panas dibandingkan dengan lautan, akibatnya udara di atas daratan akan naik dan udara yang lebih dingin diatas laut bergerak ke daratan. Hal ini menyebabkan bertiupnya angin laut dari permukaan laut menuju daratan. Sebaliknya jika di malam hari daratan akan lebih cepat dingin dibandingkan laut. Akibatnya udara panas di permukaan laut akan naik dan tempatnya digantikan oleh udara dingin dari daratan sehingga terjadi angin darat yang bertiup dari daratan menuju laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *