Tugas dan fungsi Perwakilan Konsuler

Tugas-tugas perwakilan konsuler mencakup bidang-bidang berikut ini:

Bidang ekonomi

Menciptakan tat ekonomi dunia baru dengan menggalakan komoditas ekspor non migas, promosi perdagangan, mengawasi pelayanan, pelaksanaan perjanian perdagangan dan lain-lain.

Bidang kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

Melaksanakan pertukaran kebudayaan dan pelajar.

Bidang-bidang lain seperti:

  • Memberikan paspor dan dokumen perjalanan kepada negara pengirim
  • Memberikan visa dan dokumen kepada orang yang ingin mengunjungi negara pengirim
  • Bertindak sebagai notaris dan pencatat sipil serta menyelanggarakan fungsi administrasinya, serta
  • Bertindak sebagai subjek hukum dalam praktik dan prosedur pengadilan atau badan lain di negara penerima.

Perwakilan konsuler RI melakukan kegiatan konsuler di wilayah kerja negara penerima untuk mewakili dan memperjuangkan kepentingan bangsa, negara dan pemerintah RI. Fungsi perwakilan konsuler terdapat dalam Konvensi Wina 1963.

  1. Melindungi kepentingan-kepentinga negara pengirim dan warga negaranya, individu dan badan hukum di dalam batas-batas yan diijinkan oleh hukum internasional didalam negara penerima.
  2. Memajukan pembangunan hubungan dagang, ekonomi, kebudayaan, dan ilmiah antara kedua negara.
  3. Bertindak sebagai notaris dan panitera sipil di dalam kapasitas dari macam yang sama, dan melakukan fungsi tertentu yang bersifat administratif dengan syarat tidak bertentangan dengan hukum serta peraturan dari negara penerima.
  4. Mengeluarkan paspor dan dokumen perjalanan kepada warga negara pengirim, visa, atau dokumen yang pantas untuk orang yang ingin pergi ke negara pengirim.

Sama halnya dengan perwakilan diplomatik, perwakilan konsuler juga memiliki perangkat, yaitu konsul jendral, konsul, konsul muda, dan agen konsul. Konsul jendral mengepalai kantor konsulat yang membawahi suatu daerah kekonsulan. Konsul muda mengepalai kantor wakil konsulat yang ada didala suatu daerah kekonsulan. Agen konsul diangkat oleh konsul jendral atau konsul dan ditugaskan menangani beberapa hal tertentu yang berhubungan dengan kekonsulan, biasanya ditempatkan di kota.

Perwakilan konsuler juga memiliki kekebalan, tetapi sifatnya terbatas dan umumnya hanya mengenai dirinya dan stafnya. Hak dan kekebalan konsul terbatas pada:

Loading...
  1. Kebebasan surat-menyurat resmi dan pengarsipan
  2. Kebebasan untuk tidak hadir dalam sidang pengadilan negara penerima
  3. Pembebasan membayar pajak
  4. Hak menggunakan perwira sanksi dan
  5. Mempunyai hak berhubungan langsung dengan negara pengirim.
Loading...

Artikel terkait lainnya