Apa tujuan dan pembagian Kasta dalam Agama Hindu

Pada dasarnya derajat manusia itu tidak ada perberdaan satu sama lain. Mungkin karena menyebarluasnya teori Darwin itu menimbulkan beberapa kesewenangan yang dilakukan kaum penguasa (kaya) kepada rakyat kecil, hal ini menyebab kesenjangan sosial di masyarakat dan melahirkan yang disebut kasta. Sistem Kasta dalam agama Hindu digunakan untuk  mengelompokan manusia berdasarkan status sosialnya.

Tujuan dari pembentukan kasta dalam agama Hindu adalah untuk menjaga kemurnian ras bangsa Arya yang dianggap ras paling baik, dibandingkan dengan ras bangsa Dravida yang dianggap paling rendah.

Kata kasta berasal dari bahasa portugis yang berarti pembagian masyarakat. Sistem kasta adalah suatu sistem dimana terdapat pengelompokan orang-orang sesuai dengan derajat atau tingkatan dalam masyarakat. Sistem ini digunakan pada masa lahirnya agama Hindu pada tahun 1500 SM. Namun sistem kasta tidak digunakan lagi pada saat lahirnya agama Budha karena dalam agama Budha tidak dibenarkan adanya tingkatan atau kasta dalam masyarakat.

Penggunaan sistem kasta telah menentukan masyarakat beragama Hindu dibagi menjadi beberapa kelompok dan tingkat. Pada umunya, kelas tertinggi adalah para Brahmana, sedangkan kelas terendah adalah kaum pariah atau dikenal sebagai “mereka yang tidak bisa disentuh”. Berikut ini catur warna atau  dalam sistem pembagian kasta:

Kasta Brahmana

Arti kiasan yang mengatakan bahwa golongan Brahmana keluar dari mulut Dewa Brahma adalah bahwa golongan Brahmana adalah guru rakyat, karena bukankah mulut itu saluran buah pikiran? Oleh karena itu golongan Brahmana merupakan kasta tertinggi yang suaranya harus didengar dan ditaati. Golongan ini terdiri atas para pendeta dan pemimpin agama. Tugasnya menjalankan upacara-upacara keagamaan.

Kasta Ksatria

Golongan Ksatria yang dikatakan keluar dari tangan Brahma berarti, berarti bahwa golongan Ksatria menjadi golongan pemerintah, karena tangan diperlukan untuk memanggul senjata pada saat peperangan menahan serangan musuh. Golongan Ksatria terdiri dari raja, bangwasan, dan prajurit. Tugasnya menjalankan pemerintahan.

Kasta Waisya

Kasta Waisya keluar dari perut atau paha Dewa Brahma. Paha berfungsi membawa tubuh dari suatu tempat ke tempat lain. Oleh karena itu, Kasta Waisya terdiri dari pada pedagang yang membawa dagangan ke berbagai tempat. Dengan kata lain kasta Waisya bertugas menjalankan roda perekonomian.

Kasta Sudra

Kasta Sudra keluar dari telapak kaki Dewa Brahma. Kaki adalah bagian tubuh yang paling di bawah, maka kasta Sudra menjadi kasta yang paling rendah kedudukannya dan harus melayani kasta-kasta yang ada di atasnya.

Kasta Paria

Paria atau Candala. Mereka sering disebut outcast (di luar kasta) atau untouchable (tidak boleh disentuh). Mereka adalah golongan terbuang berasal dari bangsa Dravida yang mendapat perlakuan diskriminasi oleh bangsa Arya karena mereka berkulit hitam dan berhidung pesek.

Loading...