IPA

Frekuensi dan Periode dalam IPA, pengertian, perbedaan

Pengantar Frekuensi dan Periode

Frekuensi dan periode merupakan dua parameter dasar gelombang. Jika salah satu dari mereka diberikan, yang lain dapat diturunkan.

Gelombang adalah perambatan energi melalui ruang di mana setiap titik di jalurnya berosilasi. Dalam kasus gelombang mekanik, materi berosilasi, medan listrik dan medan magnet berosilasi untuk gelombang elektromagnetik.

Besarnya properti osilasi (perpindahan ketinggian air untuk gelombang permukaan air, besarnya medan listrik untuk gelombang elektromagnetik, dll.) Suatu titik disebut amplitudo. Ketika amplitudo diplot terhadap waktu, Anda akan mendapatkan kurva sinusoidal.

Periode

Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk urutan peristiwa yang sama terjadi lagi. Perbedaan waktu antara terjadinya dua puncak adalah periode gelombang.

Perbedaan waktu antara dua titik hitam berurutan yang ditandai juga memberikan periode gelombang. Umumnya, simbol ‘T’ digunakan untuk menunjukkan periode dalam fisika.

Satuan periode pengukuran adalah detik (s). Frekuensi

Frekuensi adalah jumlah periode dalam satu satuan waktu (atau satu detik).

Sederhananya, ini adalah berapa banyak kejadian yang sama (kira-kira) yang Anda temukan dalam jangka waktu 1 detik pada gambar di atas. Oleh karena itu, frekuensi berbanding terbalik dengan periode.

Satuan pengukuran frekuensi adalah Hertz (Hz), dan ‘F’ adalah simbol paling umum yang digunakan dalam fisika untuk menunjukkan frekuensi. Hubungan frekuensi dan periode diberikan oleh F = 1/T (atau T = 1/F).

Misalnya, periode gelombang FM 88MHz adalah T = 1/F =1/88×106 = 11,3x 10-9 s = 11,3ns (nanodetik).

Apa perbedaan antara Frekuensi dan Periode?

1. Periode adalah waktu yang diperlukan untuk terjadinya dua kejadian yang sama dan frekuensi adalah banyaknya kejadian yang sama dalam satu detik

2.

Frekuensi dan periode dihubungkan satu sama lain dengan persamaan F = 1/T

3.

Ada periode berkurang ketika frekuensi meningkat