Tag «Hubungan Internasional»

3 Tahap Pembuatan Perjanjian Internasional

Diperbaharui pada March 25th, 2018 at 07:02 am Perjanjian Internasional merupakan suatu perjanjian yang dilakukan oleh beberapa subyek yang aktif dalam hukum internasional. Perjanjian ini tentu saja akan sangat terikat oleh hukum. Sehingga dalam pembuatannya pun harus dilakukan dengan benar. Beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan perjanjian Internasional adalah sebagai berikut : 1. Tahap …

Penyebab Berakhirnya Perjanjian Internasional

Diperbaharui pada March 24th, 2018 at 04:51 am Penyebab Berakhirnya Perjanjian Internasional – Ada beberapa sumber yang dapat kita jadikan acuan untuk mengenali hal-hal yang dapat menyebabkan berakhirnya perjanjian internasional. Beberapa sumber tersebut sebagai berikut. a. Mochtar Kusumaatmadja dalam bukunya Pengantar Hubungan Kerja Sama Internasional mengatakan bahwa suatu perjanjian berakhir karena hal-hal berikut. 1) Telah …

Sumber Hukum Internasional

Diperbaharui pada May 25th, 2018 at 03:56 pm Sumber hukum internasional merupakan dasar kekuatan mengikatnya hukum internasional. Pada dasarnya, sumber hukum internasional terbagi menjadi dua sebagai berikut. a. Sumber Hukum Formal Sumber hukum formal dalam hukum internasional ditegaskan dalam Statuta Mahkamah Internasional pasal 38 ayat (1). Menurut pasal 38 ayat (1) Statuta Mahkamah Internasional, sumber-sumber …

Pengertian Hukum Internasional

Diperbaharui pada May 25th, 2018 at 03:57 pm Pada awalnya ada beberapa sarjana yang mengemukakan pendapatnya tentang pengertian hukum internasional. Beberapa sarjana tersebut seperti berikut. 1) Pengertian Hukum Internasional menurut Grotius, ahli hukum dan cendekiawan Belanda, dalam bukunya yang berjudul De Jure Belli ac Pacis (Perihal Perang dan Damai), menjelaskan bahwa hukum dan hubungan internasional …

Hak-Hak Perwakilan Diplomatik

Diperbaharui pada May 25th, 2018 at 03:57 pm Setiap perwakilan diplomatik diberi hak-hak istimewa, kekebalan, dan imunitas oleh negara penerima. Pemberian hak-hak istimewa tersebut bertujuan untuk kelancaran pelaksanaan fungsi perwakilan diplomatik. Sebaliknya, perwakilan asing harus menghormati hukum nasional negara penerima karena pada hakikatnya perwakilan diplomatik itu berkedudukan sebagai wakil dari pemerintah negara pengutusnya di negara …